Sobat-sobat pecinta sholawat kali ini saya akan file yg bernuansa timur tengah yang pernah saya koleksi..sekedar buat hiburan.,.hehehehh..tapi lumayan enak juga suaranya, Pascale Machaalani namanya yang pernah aku koleksi yg berjudul Nour El Chams untuk download Mp3 silahkan lihat judul dibawah.
Latest Post
OG. Balasyik
OG. Balasyik Album Ma'al Lail
Alhamdulillah seteh kemarin saya bagikan file gambus Al Aramana sekarang saya mau kasih lagi untuk pecinta nuansa gambus ajeb-ajeb..heheh kali ini saya akan membagikan file OG. Balasyik Ma'al Lail. Untuk menambah album keleksi gambus anda, dengan vokalis yang sudah tidak asing lagi di Dunia Gambus Yaitu Mustofa AB. Untuk download Mp3 -nya lihat judul di bawah:
1. Muhdar Alatas - Galbu Muhdlor_Marawis
2. Zainal Jufri,Mansur Al Katiri -Ya Mualla _Marawis
3. Zainal Jufri - Yaumil'Asal_Marawis
4. Musthofa AB - Ya Hamilil Atsgal_Marawis
5. Musthofa AB - Ma'al Lail_Marawis
6. Muhdar Alatas - Zamanak_Marawis
7. Muhdar Alatas - Ma Yahtaj_Marawis
8. Muhdar Alatas - Ma Gadar Allah_Marawis
1. Muhdar Alatas - Galbu Muhdlor_Marawis
2. Zainal Jufri,Mansur Al Katiri -Ya Mualla _Marawis
3. Zainal Jufri - Yaumil'Asal_Marawis
4. Musthofa AB - Ya Hamilil Atsgal_Marawis
5. Musthofa AB - Ma'al Lail_Marawis
6. Muhdar Alatas - Zamanak_Marawis
7. Muhdar Alatas - Ma Yahtaj_Marawis
8. Muhdar Alatas - Ma Gadar Allah_Marawis
Label:
OG. Balasyik
Al Aqso Group

Album Sholawat Obat Manjur ini dikeluarkan oleh group Sholawat Al Aqso Group. dengan menggandeng Kreasi Santri Indonesia dan Gema Suara pesantren sebagai pengolah Shooting. Kalimat yang ditampilkan merupakan buah karya H. Abdulllah zaini yang tentu tidak asing bagi penggemar sholawat dari Indonesia.
Ada 8 Lagu yang diluncurkan, sebagai berikut :
01. Pembukaan
02. Diamlah (Shoh)
03. Ketika Datang (Idza Ma Aqbal
04. Obat Manjur
05. Cobalah Resep Ini ( Fajarri Bil Washfah )
06. Sang Penuntun (Fii Hubbi Hadi Ahmad)
07. Beruntung lah (Tuuba)
08. Membekaliku (Zauwadanii )
09. Sholawat Pertolongan ( Sholawat Ghutsayyah)
Artis yang membawakan lagu - lagu islami sebagai berikut : M. Iqbal, Ofan Taufani, A. Sya'roni, Moh. Sulhan.
Mp3 dalam Album Sholawat ini dapat di Download Gratis di Link dibawah ini :
01. Pembukaan.mp3
02. Diamlah (Shoh).mp3
03. Ketika Datang (Idza Ma Aqbal.mp3
04. Obat Manjur.mp3
05. Cobalah Resep Ini ( Fajarri Bil Washfah ).mp3
06. Sang Penuntun (Fii Hubbi Hadi Ahmad).mp3
07. Beruntung lah (Tuuba).mp3
08. Membekaliku (Zauwadanii ).mp3
09. Sholawat Pertolongan ( Sholawat Ghutsayyah).mp3
Album Sholawat Obat Manjur - Al Aqso Group

Album Sholawat Obat Manjur ini dikeluarkan oleh group Sholawat Al Aqso Group. dengan menggandeng Kreasi Santri Indonesia dan Gema Suara pesantren sebagai pengolah Shooting. Kalimat yang ditampilkan merupakan buah karya H. Abdulllah zaini yang tentu tidak asing bagi penggemar sholawat dari Indonesia.
Ada 8 Lagu yang diluncurkan, sebagai berikut :
01. Pembukaan
02. Diamlah (Shoh)
03. Ketika Datang (Idza Ma Aqbal
04. Obat Manjur
05. Cobalah Resep Ini ( Fajarri Bil Washfah )
06. Sang Penuntun (Fii Hubbi Hadi Ahmad)
07. Beruntung lah (Tuuba)
08. Membekaliku (Zauwadanii )
09. Sholawat Pertolongan ( Sholawat Ghutsayyah)
Artis yang membawakan lagu - lagu islami sebagai berikut : M. Iqbal, Ofan Taufani, A. Sya'roni, Moh. Sulhan.
Mp3 dalam Album Sholawat ini dapat di Download Gratis di Link dibawah ini :
01. Pembukaan.mp3
02. Diamlah (Shoh).mp3
03. Ketika Datang (Idza Ma Aqbal.mp3
04. Obat Manjur.mp3
05. Cobalah Resep Ini ( Fajarri Bil Washfah ).mp3
06. Sang Penuntun (Fii Hubbi Hadi Ahmad).mp3
07. Beruntung lah (Tuuba).mp3
08. Membekaliku (Zauwadanii ).mp3
09. Sholawat Pertolongan ( Sholawat Ghutsayyah).mp3
Label:
Al Aqso Group
Gambus Aramania,
MP3
Aramania: Adalah salah satu group gambus dari kabupaten jember provinsi jawa timur.Resmi terbentuk pada 10 juni 2003 di kota rambipuji oleh Ali milhan (dumbuk) M.ubaidi (gendang) Waro kusumo (tam 1) Sohibi (tam2) Samsul (bass) Yudi (guitar) Untung (tamborin) Eko (drum), Suharsono (seruling) Ghofar (Oud) Miqdad (keyboard) Ifan (mc) dan Anton (kru) dengan dukungan Rofi' abdillah sebagai vokalis dibawah naungan dan binaan H Aguk harianto.
Aramania - Asyqil Ghawani: Pada kesempatan kali ini saya akan bagikan file Irama Gambus sebagaimana permintan teman-teman, untuk irama gambus ada salah satu group gambus yang bernama Aramania dalam albumnya group gambus modern.Untuk download Mp3 nya silahkan lihat judulnya di bawah.
01.Insanille-Gema Santri.mp3
02.Youdan Wawelo-Gema Santri.mp3
03.Nawwatil Ayyami.mp3
04.Asyqil Ghawani.mp3
05.Youdan.mp3
06.MayuSalgat.mp3
07.Madhar.mp3
08.Ya Hallabi Syamsi.mp3
09.Layalil Ghahiro.mp3
Gambus Aramania
Aramania: Adalah salah satu group gambus dari kabupaten jember provinsi jawa timur.Resmi terbentuk pada 10 juni 2003 di kota rambipuji oleh Ali milhan (dumbuk) M.ubaidi (gendang) Waro kusumo (tam 1) Sohibi (tam2) Samsul (bass) Yudi (guitar) Untung (tamborin) Eko (drum), Suharsono (seruling) Ghofar (Oud) Miqdad (keyboard) Ifan (mc) dan Anton (kru) dengan dukungan Rofi' abdillah sebagai vokalis dibawah naungan dan binaan H Aguk harianto.
Aramania - Asyqil Ghawani: Pada kesempatan kali ini saya akan bagikan file Irama Gambus sebagaimana permintan teman-teman, untuk irama gambus ada salah satu group gambus yang bernama Aramania dalam albumnya group gambus modern.Untuk download Mp3 nya silahkan lihat judulnya di bawah.
01.Insanille-Gema Santri.mp3
02.Youdan Wawelo-Gema Santri.mp3
03.Nawwatil Ayyami.mp3
04.Asyqil Ghawani.mp3
05.Youdan.mp3
06.MayuSalgat.mp3
07.Madhar.mp3
08.Ya Hallabi Syamsi.mp3
09.Layalil Ghahiro.mp3
Label:
Gambus Aramania,
MP3
Ceng Zam-zam
INDAHNYA BERSHOLAWAT 2
Sekarang saya akan membagikan file Album Vol 2 dari ceng Zam-zam.
Label:
Ceng Zam-zam
Ceng Zam-zam
CENG ZAMZAM QORI’ DAN SHOLAWATER
Mendengar
nama Zamzam, sebagian besar orang akan langsung membayangkan satu sosok
yang begitu dekat dengan Alqur'an.
Mungkin
beberapa orang tahu atau kenal, Zamzam sebagai Sholawater (?). Ya,
karena nama Zamzam melanglang buana ketika ia meluncurkan album
pertamanya “Indahnya Bersholawat” yang sukses menjadi album sholawat
terfenomenal di dunia para santri, pecinta sholawat dan jema’ah-jema’ah
majlis ilmu. Padahal sebenarnya, Ceng Zamzam ini lebih dari itu, dia
adalah seorang Qori’ Cilik Internasional! (sekarang sudah jadi Qori
Remaja).
Berikut audio mp3 “Indahnya Bersholawat” :
01 Sholatun
02 Buriky
03 Aska tazlimi
04 Alhamdulilah
05 Sholattuloh
06 Khoirol bariyah
07 Ya alabaitin nabi
08 Ya imamarusli
Ceng Zamzam.
Mungkin nama itu tidaklah asing lagi didengar, apalagi di kalangan para
santriwan-santriwati muda. Mulai dari anak bawang, orang tua, dan
terutama gadis-gadis yang mengaku sebagai pecinta sholawat, tentu tahu
sosok Ceng Zamzam ini.
Anak laki-laki yang mempunyai nama lengkap Ahmad Zamzam Zaenal
Muttaqin ini, ternyata sudah punya gelar “H” di depan namanya. Hebat
ya? Diusianya yang katakan saja, masih muda―15 tahun―dia sudah mampu
menyempurnakan rukun islam yang kelima. Tak salah jika fans-fansnya,
termasuk saya bila memberikan acungan jempol buatnya.01 Sholatun
02 Buriky
03 Aska tazlimi
04 Alhamdulilah
05 Sholattuloh
06 Khoirol bariyah
07 Ya alabaitin nabi
08 Ya imamarusli
Label:
Ceng Zam-zam
Biografi Habib Hasan bin Ja’far As Segaf (Pembina Majelis Nurul Musthofa),
MP3
Beliau
lahir pada tahun 1977 di Kramat Empang Bogor, guru mengaji beliau di
waktu kecil untuk mengenal huruf adalah Syaikh Usman Baraja dan di dalam
bahasa Arab oleh Syaikh Abdul Qodir Ba’salamah, dalam ilmu Nahwu dah
Shorof oleh Syaikh Ahmad Bafadhol.
“Ketika
itu ana bingung, karena ana belum pernah menangani hal demikian,”
kenangnya. Namun, karena tidak ingin mengecewakan tamunya, Habib Hasan
kemudian mengambil sebotol air putih dan membacakan Ratib Alattas. Botol
itu kemudian diserahkan kepada si sakit dengan pesan agar diminum
setibanya di rumah.
Biografi Habib Hasan bin Ja’far As Segaf (Pembina Majelis Nurul Musthofa)
Al-Habib Hasan Bin Ja`far Bin Umar
Bin Ja`far Bin Syeckh Bin Segaf Bin Ahmad Bin Abdullah Bin Alwi Bin
Abdullah Bin Ahmad Bin Abdurrahman Bin Ahmad Bin Abdurahman Bin Alwi Bin
Ahmad Bin Alwi Bin Syeckh Abdurrahman Segaf Bin Muhammad Maula Dawilaih
Bin Ali Bin Alwi Guyur Bin (Al-Faqihil Muqaddam) Muhamad Bin Ali Bin
Muhammad Shohibul Marboth Bin Ali Gholi Ghosam Bin Alwi Bin Muhammad Bin
Alwi Bin Ubaidillah Bin Ahmad Al-Muhajir Bin Isa Bin Muhammad An-Naqib
bin Ali Al-Uraidhi bin Ja’far Sodiq Bin Muhammad Al-Baqir Bin Ali Zaenal
Abidin Bin Al-Imam Husein Assibit Bin Imam Ali KWH Bin Fatimah Al-Batul
Binti Nabi Muhammad SAW.
Seperti biasanya di siang hari aktifitas
beliau seperti aktifitas anak-anak pada umumnya yaitu belajar di SD,
SMP, SMA dan di lanjutkan di IAIN Sunan Ampel Malang.
Beranjak dewasa beliau bersama kakeknya
Al Habib Husein bin Abdulloh bin Mukhsin Al Attas di rumah Habib Keramat
Empang Bogor sering menyambut tamu-tamu yang mulia dan mendapatkan
do’a-do’a dari mereka, di antara tamu tersebut adalah :
- Al Habib Abdul Qodir bin Ahmad Assegaf (Jeddah)
- Al Habib Muhammad bin Alwi Al Maliki (Mekkah)
- Al Habib Hasan bin Abdulloh As-Syathiri (Tarim)
- Al Habib Umar bin Hud Al Attas (Cipayung, Bogor)
- Al Habib Ahmad bin Muhammad Al Haddad (Condet, Jakarta)
- Al Habib Muhammad bin Ali Habsyi (Kwitang, Jakarta)
- Al Habib Abdulloh bin Husein Syami Al Attas (Jakarta)
- Al Habib Muhammad bin Abdulloh Al Habsyi (Banyuwangi)
- Al Habib Idrus Al Habsyi (Surabaya)
- Al Habib Muhammad Anis bin Alwi AL Habsyi (Solo)
dan masih banyak lagi para alim ulama
yang beliau temui di kala mereka ingin berziarah ke Maqam kakek beliau
Al Habib Abdulloh bin Mukhsin Al Attas, di karenakan do’a-do’a dari para
alim ulama tersebut akhirnya beliau dapat meneruskan belajar ke
pesantren Darul Hadist Al Faqihiyah, Malang, Sebagai pengasuh dan
pendiri yang mulia yaitu Al Imam Al Qutub Al Habib Abdul Qadir bin Ahmad
Bil Faqih dan Al Imam AL Qutub Al Habib Abdulloh bin Abdul Qadir Bil
Faqih berserta putra-putranya selama beberapa tahun, dan meneruskan
kepada beberapa guru yang di temuinya salah satunya adalah :
- Syaikh Abdulloh Abdun
- Al Habib Hasan bin Ahmad Baharun
- Al Habib Al Alamah Al Barokah Abdurrahman bin Ahmad Assegaf
Ilmu dan pengalaman yang di carinya
selama beberapa tahun menjadikan pengenalan yang lebih terhadap diri dan
jati dirinya, di karenakan keberkahan sang guru dan alim ulama.
Selepas menuntut ilmu yang beliau cari
dari kota Malang dan lain-lainnya beliau memutuskan untuk belajar
bersama alim ulama yang berada di Jakarta dengan para Kiyai-Kiyai dan
para Habaib.
Selama 1 tahun beliau tidak keluar rumah
kecuali untuk berziarah ke Maqom kakeknya Al Habib Abdulloh bin Mukhsin
AL Attas dan menghabiskan waktunya di kamar untuk bersyukur dan
bertafakur kepada Allah SWT guna mengamalkan ilmu yang telah di ajarkan
oleh guru-guru beliau yang pada akhirnya beliau mendapatkan Bisyaroh
(Petunjuk) untuk mengajarkan ilmu Allah SWT kepada umat Nabi Muhammad
SAW.
Fitnah, cacian, makian serta hasut selalu
menjadi kawan beliau dari ancaman dari orang-orang yang belum mendapat
petunjuk Allah SWT, dengan hati yang teguh prinsip dan yakin akan
kebesaran Allah SWT dan Rasul-Nya tidak membuat gentar perjuangan beliau
untuk berdakwah, sehingga Allah menghendaki beberapa murid yang
mengikuti beliau untuk menggali ilmu kepadanya, dan Allah pun tidak
mendiamkan hamba-hambanya yang berdekatan dengan beliau tanpa ujian.
Cobaan terus berlanjut sampai akhirnya
beliau di tinggal oleh Ayahandanya yaitu Al Habib Ja’far bin Umar
Assegaf, kesabaran itulah jawabannya yang akhirnya Allah SWT mengizinkan
dari hamba-hambanya yang hanya beberapa orang bertambah menjadi ratusan
orang yang belajar menuntut ilmu kepadanya.
Tahun demi tahun berlalu ujianpun
bertambah tetapi karunai Allah SWT selalu di atas kepalanya yang kepada
akhirnya Allah SWT menghibur dengan memperbanyak para hamba-hambanya
untuk mengikutinya dan di namai perkumpulannya dengan nama “Majlis Nurul
Musthofa”.
Beliau menikahi salah satu cucu putri
keturunan Rasululloh SAW yaitu Syarifah Muznah binti Ahmad Al Haddad (Al
Hawi) dan mempunyai satu orang putri dan 2 orang putra kemudian Allah
SWT menghibur beliau dengan mengaruniai satu bidang tanah yang untuk di
tinggali oleh beliau dan keluarganya serta murid-muridnya sehingga Allah
SWT mengizinkan pula kepada beliau untuk berziarah ke luar negri
seperti Yaman, Abu Dabi, Arab Saudi, dll.
Dengan karunia Allah SWT inilah Majlis
Nurul Musthofa yang beliau bina dengan cara mensyiarkan Sholawat dan
Salam kepada Nabi Muhammad SAW serta mengenalkan pribadi Rasululloh SAW
sebagai suri tauladan manusia sehingga dapat merebut hati manusia
sebanyak 50.000 orang untuk bersholawat kepada Rasululloh SAW setiap
minggunya.
Majlis yang beliau bina turut pula di
do’akan oleh para alim ulama terkemuka pada zaman sekarang ini dan
sempat duduk di Majlisnya di antaranya adalah :
- AL Habib Muhammad Anis bin Alwi Al Habsyi
- Al Habib Abdurrahman bin Alwi Assegaf
- Al Habib Abdurrahman bin Muhammad Al Habsyi
- Al Habib Abdurrahman bin Muhammad Bil Faqih
- Al Habib Salim bin Abdulloh As-Syathiri
Serta masih banyak lagi yang lainnya yang tersimpan kedatangan beliau di file Majlis Nurul Musthofa.
Di dalam Majlis pun di bacakan Kitab
Annashohidiniyyah karangan Al Habib Abdulloh bin Alwi Al Haddad dan
berbagai kitab lainnya yang di karang oleh para Salaffuna Sholihin.
Semoga dengan sedikit biografi yang
ringkas ini Allah selalu menjaga, melindungi syiar Islam di seluruh
dunia dan menjadikan kita sebagai hamba-hamba Allah yang tidak putus
dengan Rahmat-Nya.
Terima kasih kami kepada umat Islam yang telah membantu Majlis Nurul Musthofa
Habib Umar bin Hafidz dari Tarim,
Hadhramaut, setelah meminta pertimbangan kepada Al-Alamah Habib Anis
Al-Habsyi, mengubah nama majelis ta’lim itu menjadi “Nurul Muthofa”.
Habib Hasan adalah anak sulung Habib
Ja’far Assegaf yang lahir di Bogor pada 26 Februari 1977. Ia mendapat
pendidikan awal dari ayahnya, kemudian meneruskan ke Pesantren Darul
Hadits dan Darut Tauhid di Malang selama tiga tahun. Setelah itu ia juga
sempat mengambil kuliah di IAIN Sunan Ampel, Malang.
Tahun 1998, Habib Hasan membuka sekaligus
memimpin Majelis Ta’lim Al-Irfan. Pengajian digelar di kediamannya, di
Bogor, tepat di belakang rumah Habib Kramat Empang, Bogor.
Pada suatu malam, setelah shalat
Istikharah dan sebelumnya melakukan ziarah ke makam kakeknya, Habib
Abdullah bin Muhsin Alattas, di Bogor, Habib Hasan bermimpi. “Ana
bermimpi bertemu Habib Kuncung (Habib Ahmad bin Alwi Al-Haddad). Dalam
mimpi itu Habib Kuncung berkata agar ana berdakwah di Jakarta,” tutur
Habib Hasan.
Menyadari bahwa saran itu datang dari habib kharismatis yang sudah tiada, Habib Hasan pun memulai dakwahnya di Jakarta.
Cahaya Manusia Pilihan
Cahaya Manusia Pilihan
Awalnya dia berkeliling dari rumah ke rumah murid-muridnya.
Enam bulan kemudian, seorang jama’ah
datang kepadanya dengan membawa seorang pria berumur separuh baya. Pria
itu minta agar Habib Hasan bersedia mengobati kakinya.
“Dua hari kemudian orang itu kembali kemari dalam keadaan sembuh,” ujar Habib Hasan.
Entah bagaimana, rupanya peristiwa itu
menyebar sehingga nama Habib Hasan dikaitkan dengan hal-hal yang
bersifat mistis dan supranatural. Namun yang jelas, sejak itu,
jama’ahnya pun bertambah secara signifikan, menjadi seratus orang.
Awal 1999, Habib Umar bin Hud Cipayung
wafat. Habib Umar adalah teman kakek Habib Hasan. Untuk menghormati
teman kakeknya itu, Habib Hasan mencium kening almarhum dan berdoa, “Ya
Allah, jadikan aku seperti almarhum dalam hal ilmu dan amal.”
Satu bulan kemudian, jama’ah bertambah lagi, menjadi empat ratus orang.
Karena pertambahan jama’ah yang cukup
besar itu, pada akhir tahun 1999, atas saran H. Jamalih bin H. Piun,
sesepuh setempat, ia memindahkan tempat ta’lim ke Masjid Al-Ahyar di
Kampung Kandang.
Ketika saran itu dilaksanakan, yang hadir ada sekitar lima ratus orang.
Ketika saran itu dilaksanakan, yang hadir ada sekitar lima ratus orang.
Selanjutnya, jalan lebar seperti terbuka
dengan sendirinya. Masjid-masjid sekitar Cilandak membuka pintunya
lebar-lebar untuk menampung acara majelis ta’lim Al-Irfan.
Tahun 2000, jama’ahnya bertambah lagi menjadi sekitar delapan ratus orang, yang berdatangan dari seluruh penjuru Jakarta.
Melihat hal itu, Habib Umar bin Hafidz
dari Tarim, Hadhramaut, setelah meminta pertimbangan kepada Al-Alamah
Habib Anis Al-Habsyi, mengubah nama majelis ta’lim itu menjadi “Nurul
Muthofa”, yang maknanya “Cahaya Manusia Pilihan”.
Dua tahun kemudian, 2002, syiar majelis
ta’lim Nurul Musthofa kian meluas. Mulai dari Warung Buncit, Mampang
Prapatan, Kuningan, Kalibata, hingga Kreo. Jumlah jama’ahnya pun
bertambah, menjadi sekitar dua ribu orang.
Tahun 2003, Majelis Ta’lim Nurul Musthofa
dikunjungi ulama-ulama besar, seperti Habib Abdul Qadir Al-Masyhur dari
Makkah, Habib Zain bin Ibrahim bin Smith dan putranya, Habib Muhammad,
dari Madinah, juga Habib Salim Asy-Syatiri dari Tarim, Hadhramaut.
Fitnah Berdatangan
Tahun 2003 adalah tahun ujian bagi Habib
Hasan. Selain ayahnya, Habib Ja’far, wafat pada bulan haji, fitnah pun
berdatangan kepadanya. Majelis Ta’lim Nurul Musthofa dikatakan sebagai
majelis bid’ah, majelis syirik. Malah suatu hari, ketika ia bangun
tidur, ranjangnya penuh dengan kalajengking.
Maka Habib Hasan pun segera bangkit dari tidur dan berdoa.
Dalam sekejap kalajengking-kalajengking itu mati semua.
Pada kali yang lain ia menemukan seekor ular di kamarnya.
Bahkan pernah selama satu bulan kakinya
tidak bisa digerakkan. Selama itu kegiatan ta’lim diserahkan kepada
adiknya, Habib Abdullah.
Kakinya sembuh berkat bacaan rutin Subhanallah wa bihamdihi, Subhanallahil ‘adhim, Astaghfirullah.
Sempat terlintas dalam benaknya akan
meninggalkan kegiatan majelis ta’limnya itu. Tapi dibatalkan, karena
tidak disetujui Al-Alamah Habib Abdurrahman Assegaf, Bukit Duri.
Setelah mendapat dukungan Habib
Abdurrahman, hatinya semakin mantap. Dan untuk menghadapi fitnah-fitnah
itu, Habib Hasan melakukan ziarah ke makam para shalihin di berbagai
tempat, seperti di Luar Batang, Kwitang, Bogor, Tegal, Pekalongan, Solo,
Gresik, Surabaya, Bangil, Malang, dan lain-lain.
Keinginan Ibu
Suatu hari, Habib Hasan mengemukakan kepada ibunya bahwa ia ingin menikah.
Sang ibu merasa sangat bersyukur. Maklum, Habib Hasan adalah anak sulung. Lantas ibunya menyodorkan 40 foto syarifah.
Habib Hasan kemudian mengambil satu dan menyimpan di kantung bajunya tanpa melihat wajah di gambar itu.
Esok harinya ia pergi ke Tegal, dan
memakai baju yang sama. Jadi ia yakin bahwa foto syarifah pemberian
ibunya itu masih ada di kantung baju.
Namun, ketika sampai di Tegal, foto itu raib.
Kemudian ia melanjutkan perjalanannya ke Solo.
Ketika sampai di rumah Al-‘Alamah Habib
Anis Al-Habsyi di Solo, di kantungnya terasa ada sesuatu yang
mengganjal. Setelah diraba, ternyata ganjalan itu adalah sebuah foto,
yaitu foto syarifah pemberian ibunya.
Saat bertemu Habib Anis, Habib Hasan
minta pendapatnya tentang calon istrinya yang wajahnya ada di dalam foto
itu. Padahal sampai detik itu ia belum melihat wajah di foto itu.
Dan ternyata Habib Anis menyatakan persetujuannya terhadap calon tersebut.
Sekembalinya ke Bogor, kepada ibunya Habib Hasan menceritakan pertemuannya dengan Habib Anis.
Maka keluarganya pun segera mempersiapkan acara untuk melamar gadis itu. Pada saat itulah Habib Hasan baru berani melihat wajah di foto yang telah dibawanya ke mana-mana itu, yang ternyata adalah Syarifah Muznah binti Ahmad Al-Haddad, keponakan Habib Abdul Qadir bin Ahmad Al-Haddad, Condet.
Lamaran tidak bertepuk sebelah tangan.
Maka keluarganya pun segera mempersiapkan acara untuk melamar gadis itu. Pada saat itulah Habib Hasan baru berani melihat wajah di foto yang telah dibawanya ke mana-mana itu, yang ternyata adalah Syarifah Muznah binti Ahmad Al-Haddad, keponakan Habib Abdul Qadir bin Ahmad Al-Haddad, Condet.
Lamaran tidak bertepuk sebelah tangan.
Sebulan kemudian, pernikahan dua sejoli itu dilangsungkan di rumah mempelai perempuan.
Kini pasangan itu telah dikaruniai tiga orang anak: Rogayah, 8 tahun, Attos Abdullah, 7 tahun, dan Ali, 6 tahun.
Setelah Habib Hasan berkeluarga, semuanya
jadi tambah lancar. Jama’ahnya bertambah hingga enam ribu orang,
tersebar di Jakarta Selatan dan Timur. Bahkan tahun 2005 jumlah jama’ah
mencapai 15 ribu orang.
Tahun berikutnya, Habib Hasan pindah ke
Kampung Manggis di depan kantor Darul Aitam di Jalan Kahfi I, Jakarta
Selatan. Di situ dia membangun rumah dan mushalla di atas tanah hibah
dari H. Abdul Gofar, Hj. Nur Utami, dan H. Masturoh.
Pada tahun itu juga Habib Hasan
mengukuhkan Yayasan Nurul Musthofa, yang diketuai oleh adiknya, Habib
Abdullah bin Ja’far Assegaf, dan dia sendiri, dengan izin resmi dari
Departemen Agama.
Tahun 2006, Majelis Ta’lim Nurul Musthofa berkembang semakin pesat.
Pada tahun ini pula, Habib Hasan mulai mendiami rumahnya sendiri yang juga menjadi kantor sekretariat Yayasan Nurul Musthofa.
Ulam Tiba
Pada tahun 2007, Yayasan Nurul Musthofa
mulai mendirikan gedung khusus untuk kegiatan ta’lim di atas tanah
hibah, yang terletak persis di belakang kediaman Habib Hasan. Padahal
saat itu kontur tanah tersebut miring sehingga sulit untuk segera bisa
merealisasikan pembangunan tersebut.
Tanah itu perlu diurug. Namun untuk
mengurug dibutuhkan tanah yang tidak sedikit. Apalagi kiri-kanan lahan
tanah tersebut telah dibatasi tembok-tembok tetangga.
Ketika menyadari hal itu, Rahman, tangan kanan Habib Hasan, menyatakan pesimistis.
Namun Habib Hasan dengan tenang menjawab, “Sabar saja, nanti juga akan ada tanah untuk mengurug.”
Benar juga, beberapa hari kemudian,
Rahman menerima kedatangan tetangga sebelah yang merencanakan ingin
membuat kolam renang, sehingga akan membuang tanah yang cukup banyak.
“Pucuk dicita, ulam tiba,” kata Rahman.
Maka, tanpa kesulitan, tanah dari tetangga sebelah dipindahkan ke rumah Habib Hasan.
Agenda Dakwah
Kegiatan
Majelis Ta’lim Nurul Musthofa berjalan sejak Senin sampai Sabtu, ba’da
maghrib, yang dihadiri sekitar 300 sampai 400 jama’ah.
Malam Senin, pembacaan kitab Syarah
Ainiyah, karya Habib Ahmad bin Hasan Alattas. Malam Selasa, pembacaan
Safinatun Najah, diikuti dengan ziarah ke Makam Habib Kuncung di
Kalibata. Malam Rabu, pembacaan shalawat dan kitab Riyadhus Shalihin.
Malam Kamis pembacaan nama-nama Nabi SAW dengan qashidahan. Malam
Jum’at, pembacaan Dalailul Khairat dan kitab Arbain Imam Nawawi,
diteruskan ziarah ke makam Habib Salim bin Toha Al-Haddad. Dan malam
Sabtu, pembacaan kitab Aqidatul Awam.
Pada malam Ahad, Habib Hasan mengerahkan jama’ahanya untuk mengikuti majelis ta’lim yang berpindah-pindah sesuai undangan.
Para jama’ah itu dikoordinir di suatu
tempat yang strategis dan kemudian membentuk konvoi menuju ke tempat
acara bersama dia dan krunya dalam iring-iringan kendaraan roda empat
dan roda dua. Di sepanjang jalan mereka mengumandangkan kalimah-kalimah
tauhid dan sejenisnya.
Ketika sampai di tujuan, di sana ribuan
jama’ah yang lain telah menanti. Dan angkasa pun dimeriahkan dengan
dentuman dan kilatan kembang api.
Setelah itu, acara ta’lim dimulai dan berlangsung sekitar dua sampai tiga jam.
Sekitar jam 00.00 acara usai dan para jama’ah membubarkan diri dengan tertib.
Di rumahnya, Habib Hasan masih menggelar pengajian hingga subuh tiba….
Kumpulan Sholawat Nurul Mustofa,
MP3
KUMPULAN sholawat dari majelis nurul musthofa ini sangat menarik sekali dengan di asuh oleh seorang Habib. Beliau adalah Al Habib Hasan Assegaff. Majelis Sholawat ini berada di Jakarta ibu kota negara indonesia. Alhamdulillah Koleksi MP3 Sholawat ini kami genapi 50 jenis. Mudah-mudahan kami mampu mengumpulkan 50 MP3 sholawat lagi untuk Part ke 2nya.
Mp3 Kumpulan Sholawat Nurul Mustofa
KUMPULAN sholawat dari majelis nurul musthofa ini sangat menarik sekali dengan di asuh oleh seorang Habib. Beliau adalah Al Habib Hasan Assegaff. Majelis Sholawat ini berada di Jakarta ibu kota negara indonesia. Alhamdulillah Koleksi MP3 Sholawat ini kami genapi 50 jenis. Mudah-mudahan kami mampu mengumpulkan 50 MP3 sholawat lagi untuk Part ke 2nya.
- 01. Habib Hasan - Ya Sayyidi Ya Rasulullah.mp3.
- 02. Habib Hasan - Aqidatul Awam (Live).mp3.
- 03. Habib Hasan - Farobbunal Maulah.mp3.
- 04. Habib Hasan - Shalawat Majelis Old.mp3.
- 05. Habib Hasan - Shalawat Majelis New.mp3.
- 06. Habib Hasan - Majlis Nurul Musthofa (Live).mp3.
- 07. Habib Hasan - Ya Robbama (Live).mp3.
- 08. Habib Hasan - Ya Habibana.mp3.
- 09. Habib Hasan - Ya Habibirrosul.mp3.
- 10. Habib Hasan - Ya habibirosul (Live).MP3.
- 11. Habib Hasan - Shalatullah Salamullah.mp3.
- 12. Habib Hasan - Qul Ya Adzim (Live).mp3.
- 13. Habib Hasan - Robbi Sholli Da'iman.mp3.
- 14. Habib Hasan - Robbi Sholi Daiman (Live).mp3.
- 15. Habib Hasan - Yaa Sayyidi (Live).mp3.
- 16. Habib Hasan - Habibullah.mp3.
- 17. Habib Hasan - Farobbunal Maula.mp3.
- 18. Habib Hasan - Allah Allah Khaliquna.mp3.
- 19. Habib Hasan - mahalul Qiyam - Asraqal.mp3.
- 20. Habib hasan - Marhaban Ya ramadhan (Live).mp3.
- 21. Habib Hasan - Allahuma Sholli (Live).mp3.
- 22. Habib Hasan - Sholatullah (Live).mp3.
- 23. Habib Hasan - Sholatullah 'Alaa Thohal Yamani.mp3.
- 24. Habib Hasan - Sholawatullah Taghsya.mp3.
- 25. Habib Hasan - Muhammadun AsyrofuN.mp3.
- 26. Habib Hasan - Majlis Nurul Musthofa 2.mp3.
- 27. Habib Hasan - Yabadrotim (Live).MP3.
- 28. Habib Hasan - Yaa Thoybah (Live).mp3.
- 29. Habib Hasan - Allahu Allah (Live).mp3.
- 30. Habib Hasan - Ya Habibana Abdurrahman Seggaf.mp3.
- 31. Habib Hasan - Waktusyahr (Live).mp3.
- 32. Habib Hasan - Huwannur.mp3.
- 33. Habib hasan - Ya Robbana.MP3.
- 34. Habib Hasan - Ya robbi (Rowi).mp3.
- 35. Habib Hasan - Sholatullah (Rowi).mp3.
- 36. Habib Hasan - Fiquraidoh (Rowi).mp3.
- 37. Habib Hasan - Syairilla Yaa ramadhan(Live).mp3.
- 38. Habib Hasan - Ya Rasulullah Nurul Jamil.mp3.
- 39. Habib Hasan - Hadrah (Rowi).mp3.
- 40. Habib Hasan - Robbi Fajalna (Live).mp3.
- 41. Habib Hasan - Ya Habibana Anis (Live).MP3.
- 42. Habib Hasan - Ya Habiibi Ya Muhammad.mp3.
- 43. Habib Hasan - Sayyidil Faqqihil Muqaddam.mp3.
- 44. Habib Hasan - Alfa sholallah.mp3.
- 45. Habib Hasan - Sholatulloh nurul musthofa.mp3.
- 46. Habib Hasan - Ya Robbama (Live 2).MP3.
- 47. Habib Hasan - Ya Robbama 2 (Live 3).MP3.
- 48. Habib Hasan - Ya Rosululloh (Live).MP3.
- 49. Habib Hasan - Allah Allah.mp3.
- 50. Muqodimah Habib Hasan - abdullah Nurul musthofa.mp3.
Label:
Kumpulan Sholawat Nurul Mustofa,
MP3
Hadroh Al- Asror Banjari,
MP3
HADROH AL ASROR BANJARI
Malam-malam dengerin Hadroh, teringat sama temen'' At-Tamhidiyyah ....kangen main hadroh lagi..hehehh untuk mengobati rasa kangen saya akan posting Hadroh Jami'iyyah Terbang Al-Banjari, kalau di daerah bandung terbangan semacam Puji-pujian tapi di daerah jawa sama dengan Hadroh, Album ini bernuansa musik Terbang Banjari dan ada penambahan sedikit sentuhan dari gaya Bas terbang., perbedaan-nya cuman di basnya aja. Untuk download Hadroh Jami'iyyah Al-Banjari silahkan lihat judul di bawah ini.
1.Achmad_ya_habibi
2.Namdahul_hadi
3.Shollu_alannurrilladi
4.Fizaudii_fisyahri_romadhon
5.Ya_imamarrusli
6.Sholawat_nabi
7.Ya_Rohmatallahi_Zuri
1.Achmad_ya_habibi
2.Namdahul_hadi
3.Shollu_alannurrilladi
4.Fizaudii_fisyahri_romadhon
5.Ya_imamarrusli
6.Sholawat_nabi
7.Ya_Rohmatallahi_Zuri
Label:
Hadroh Al- Asror Banjari,
MP3
Al-Muhibbin
AL-MUHIBBIN VOL 3
Assalamu'alaikum .Wr.WB...
Apa kabar Pecinta Musik Islami..? semoga semuanya ada dalam lindungan Allah SWT. Amin.
Oh ya Kali ini saya akan Posting Album Hadroh..yang Alhamdulillah kemaren sudah dibagikan file-file Hadroh Al-Muhibbin 1 dan 2, yang saya suka di Album ini Sholatullahi_taghsyakum. Sekarang kita lanjut sama Album yang ke 3. Untuk pecinta hadroh silahkan lihat judul-judul di bawah ini untuk mendownload-nya.
1.Sholatullahi_taghsyakum
2.Laila__alayya
3.Aktsir_Ukhoyya
4.Sholawatullahi_taghsya
5.Robbahu_bi_dzikri
Apa kabar Pecinta Musik Islami..? semoga semuanya ada dalam lindungan Allah SWT. Amin.
Oh ya Kali ini saya akan Posting Album Hadroh..yang Alhamdulillah kemaren sudah dibagikan file-file Hadroh Al-Muhibbin 1 dan 2, yang saya suka di Album ini Sholatullahi_taghsyakum. Sekarang kita lanjut sama Album yang ke 3. Untuk pecinta hadroh silahkan lihat judul-judul di bawah ini untuk mendownload-nya.
1.Sholatullahi_taghsyakum
2.Laila__alayya
3.Aktsir_Ukhoyya
4.Sholawatullahi_taghsya
5.Robbahu_bi_dzikri
Label:
Al-Muhibbin
Al-Muhibbin
AL-MUHIBBIN VOL 2
Alhamduliilah sobat Pecinta Sholawat ...kalau kemarin sudah lihat album Al-Muhibbin vol.1 sekarang kita lanjut Album Vol 2 ...Mudah-mudahan di malam Jum'at ini kita semua mendapat Rohmat dan Syafaatnya Junjungan Nabi besar Muhammad SAW. Amin.....langsung aja saya akan membagikan file Mp3 nya.
1.Qolby_yunadi
2.Innal_habib
3.Sholatullahi_ma_lahat
4.Huwan_nuur
5.Annaby_ya_man_hadhor
1.Qolby_yunadi
2.Innal_habib
3.Sholatullahi_ma_lahat
4.Huwan_nuur
5.Annaby_ya_man_hadhor
Label:
Al-Muhibbin
Hajir Marawis Al-Kautsar,
MP3
HAJIR MARAWIS AL-KAUTSAR
Alhamdulillah Pecinta Sholawat setelah semalam posting Album Hadroh, sambil istirahat saya akan posting Hajir Marawis Al-Kautsar untuk kalian semua yang mungkin jarang menemukan mp3 Hajir Marawis Tradisianal.Saya akan suguhkan buat pecinta Musik Hajir Marawis besrta liriknya. Dari 10 lagu cuman 7 yang saya dapat berikan, semoga bermanfaat bagi pecinta Hajir Marawis.
1.Yarasulallah
2.Yalel
3.Mayujalgad
4.Janjibar
5.Dalloni
6.Annahabaitak
7.Annabi
1.Yarasulallah
2.Yalel
3.Mayujalgad
4.Janjibar
5.Dalloni
6.Annahabaitak
7.Annabi
Label:
Hajir Marawis Al-Kautsar,
MP3
Al-Muhibin
2.Ya_Nabiyya_Min_Qidam
3.Rodlina
4.Fi_Hawa_Khoiril_Ibad
5.Ya_abaz_zahro
6.Sholatullahi_dzil_karomi
HADROH AL-MUHIBBIN (Pekalongan)
Assalamu’alaikum Sobat Pecinta Sholawat..?? Puji syuku kita panjatkan atas kehadirat Allah SWT, tak lupa sholawt serta
salam yang selalu mengiringi kita semua marilah kita panjatkan kepada baginda
Nabi Muhammad SAW. Sebelum saya istirahat saya mau
posting album Hadroh Al-Muhibbin, album kenang-kenangan bersama Khodir, Zeni,
Muhammad Rifai (Mang Dadan) dan temen-temen Hadroh Attamhidiyyah.Mudah-mudahan
kalian ada dalam lindungan Allah SWT. Amin….yg paling suka di album ini Ya_Nabiyya_Min_Qidam
sama ya__izzana.
Al Muhibbin adalah sebuah organisasi atau
juga bisa disebut dengan grup reban, tempatnya di masjid Al Istibhal, Jl. Hugeng Imam Santosa
(Jl. Raya Ngabul), Ngabul,Tahunan, Jepara, Jawa tengah, Indonesia.
Grup rebana ini diketua oleh bapak Aziz
muslim adapun penasehatnya adalah Bapak H. Abdul Basyir, grup rebana beranggotakan
tetap sekitar lima orang. mungkin itu sekilas dari group Al-Muhibin….untuk
download Mp3 ada dibawah.
3.Rodlina
4.Fi_Hawa_Khoiril_Ibad
5.Ya_abaz_zahro
6.Sholatullahi_dzil_karomi
Label:
Al-Muhibin
MP3,
Syair dan Nazhom Lam Yahtalim
Sebagian Ka Istimewaan Kangjeng Nabi Agung Muhammad SAW
———————————————————————
Ku Bahasa Sunda
———————————————————————
1. Kangjeng Nabi Toha Tara Ngimpen Jima Salamina
2. Sareng Tara Pisan Angob Dina Salami Jamani
3. Sato Linghas Tara Lumpat Ti Jeng Nabi Sapaosna
4. Tara Euntreup Laleur Reungit Di Pangsaena Jasmani
5. Kapengker Kawas Kapayun, Paningal Nabi Mah Sami
6. Teu Katingal Tapak Kahampangan Ku Sakur Insani
7. Manah Nabi Tara Kulem Najan Soca Kadang Pules
8. Teu Ngalangkang Dinu Caang, Nabi Nu Pinter Barani
9. Pundakna Sok Ngaluhuran Nu Sanes Dina Riungan
10.Waktos Lahir Tos Disepit Ku Kudrot Gusti Rohmani
11.Ieu Ka’istimewaan Pek Talar Pasti Salamet
12.Dina Kaduruk Kapaling Ti Balai Najan Suni
———————————————————————
Arti Dalam Bahasa Jawa
———————————————————————
1. Kangjeng Nabi Toha dereng tau ngimpen jima ingkang Yuswone
2. Dereng tau (gelagepan) ingkang Yuswone
3. kewan alas tunduk patuh teng inggil Nabi SAW
4. Dereng tau di serubungi laler sareng lemut
5. Wingking sami sareng inggil paningal Nabi SAW sami
6. Mboten ketingal tilas Ngguwak banyu Nabi Saw.
7. Athi Nabi dereng tau tilem, senajan socanipun merem
8. Dereng tau ketingal bayanganipun Nabi najan padang njenglang
9. Pundak ipun nduwuri sedoyo mahluk ingkang kumpulan
10.Wiwit lahir sampun di sepit sareng Gusti Alloh sing moho welas
11.Niku setitik istimewa’ane hapalke mugo selamet
12.Kobong sareng Balai ora iso teko marani
———————————————————————
arti dalam bahasa Indonesia
———————————————————————
1. Nabi SAW. tidak pernah bermimpi bersetubuh selama hidupnya
2. Dan tidak pernah terlihat menguap (heuai) di dalam hidupnya
3. Binatang Liar tidak pernah lari, selalu tunduk di hadapan beliau
4. Tidak pernah dihinggapi lalat nyamuk di tubuh beliau
5. Ke belakang seperti kedepan, penglihatan Nabi adalah sama
6. Tidak pernah kelihatan bekasnya, saat Nabi buang air
7. Hati nabi tak pernah tidur, walau mata beliau terpejam
8. Tidak berbayang dalam terang, nabi yang pintar dan berani
9. Pundaknya selalu paling atas, di antara yang lain saat berkumpul
10.Saat lahir sudah di sunat, oleh Alloh yang maha pengasih
11.Ini adalah ke istimewaan, ingat dan hapalkan semoga selamat
12.Dari terbakar terpalingkan dan dari Bala
Beliu berkata siapa orang yang mendawamkan nazdoman ini niscaya akan dijauhkan dari segala balai (penyakit) dan di jauhkan dari segala bencana ..banjir. kebakaran dan akan dijaga segala hartanya dari ganguan Jin dan Syetan amalan ini bisa di nadzomkan setelah Sholat ..bagusnya setelah sholat subuh.
Simber : Ijazah K.H.Muhammad Muhyidin Abdul Qadir Al-Manafi, MA (Pangersa H. Aden Jelegong-Soreang Bandung) Pengasuh Ponpes Assifa Walmahmudiyyah
SYAIR DAN NAZHOM LAM YAHTALIM
KAISTIMEWAAN NABI MUHAMMAD SAW
Assalamu'alaikum Wr. Wb......Apakabar Pecinta Sholawat.?? kali ini saya akan Poskan amalan yang di ijazahkan oleh K.H. Muhyidin Abdul Qadir A. MA..
Kanjeng Nabi Muhammad Saw, Nabi anu Agung tur Mulya,henteu wungkul diutus pikeun bangsa manusa,tapi ogè pikeun bangsa Jin&Malaikat.Ngan pèdah ari ka bangsa Malaikat mah, irsalna irsal
tasyrif(ngamulyakeun)ari ka manusa mah,irsalna irsal taklif(meredih).Sajabi
tikitu,mantena diutus sanés wungkul pikeun ngadugikeun paréntahan, cegahan, janji jeung ancaman
Alloh, tapi ogè pikeun jadi Rohmat di sakuliah alam ieu, sakumaha pidawuh Alloh
anu hartosna wallohu a’lam”Jeung teu pati-pati Kami ngutus anjen,hè Muhammad
anging sangkan jadi Rohmat pikeun alam (QS.Al Anbiya:107)” Ari alam tèh sakur-sakur
perkara anu salian Gusti Alloh,termasuk Syétan&Kafirin.Salajengna naon ari Rohmat? Nyaéta Riqqotun fil qolbi taqtadli ata fadlula wal ihsan (ngeleketeyna
hatè anu nimbulkeun hayang mèré jeung laku hadè ka batur) Ngan rohmat nisbat ka
Alloh mah ulah makè bahasa “ngeleketeyna haté”da Alloh mah Mukholafatu Lilhawaditsi.
Rohmat Nabi pikeun syètan, kafirin&jalma-jalma tukang doraka diantarana dipanjangkeun umur ogè diengkèkeunna siksaan nepi ka poè kiamah…komo atuh pikeun urang mah,kacida pisan tohagana.
Salajengna, Rosululloh saw salaku Afdolu Makhluqotih tangtos ngagaduhan kaistimèwaan/kakhususiyahan,diantarana baè sakumaha anu ditukil pangersa KH.Muhyiddin Abdul Qodir A.MA, mudir MT Asysyifa Walmahmudiyyah Jabar tina kitab Muroqiyul Ubudiyyah,Imam Nawawi Albantani sayrh kitab Bidayatul Hidayah,Imam Ghozali kaca 3 :
Rohmat Nabi pikeun syètan, kafirin&jalma-jalma tukang doraka diantarana dipanjangkeun umur ogè diengkèkeunna siksaan nepi ka poè kiamah…komo atuh pikeun urang mah,kacida pisan tohagana.
Salajengna, Rosululloh saw salaku Afdolu Makhluqotih tangtos ngagaduhan kaistimèwaan/kakhususiyahan,diantarana baè sakumaha anu ditukil pangersa KH.Muhyiddin Abdul Qodir A.MA, mudir MT Asysyifa Walmahmudiyyah Jabar tina kitab Muroqiyul Ubudiyyah,Imam Nawawi Albantani sayrh kitab Bidayatul Hidayah,Imam Ghozali kaca 3 :
1.Lam Yahtalim Qhoththu Thoha Mutlaqon Abadan#Wamaa
Tatsaa-Aba Ashlan Fii Madaz Zamani
- Kanjeng Nabi Toha Tara Ngimpén Jima Salamina#Sareng Tara Pisan Angob Dina Salami Zamani
2.Minhud Dawaabu Falam Tahrob Wamaa Waqo’at# Dzubaabatun Abadan Fii Jismihil Hasani
- Sato Lingas Tara Lumpat Ti Jeng Nabi Sapaosna#Tara Entreup Laleur Reungit Ti Pangsaèna Jasmani
3.Bikholfihii Ka-Amaamin Ru-Yatun Tsabatat#Walaa Yuroo Atsru Baulin Minhu Fii ‘Alani
- Kapengker Kawas Ka Payun Paningal Nabi Mah Sami#Teu Katingal Tapak Kahampangan Ku Sakur Insani
4.Waqolbuhuu Lam Yanam Wal’ainu Qod Na’asat#Walaa Yuroo Zhilluhu Fisysyamsi Dzuu Fathoni
- Manah Nabi Tara Kulem Najan Soca Kadang Pules#Teu Ngalangkang Dinu Caang Nabi Nu Pinter Barani
5.Katfahu Qod ‘Alataa Qouman Idzaa Jalasuu#’Indal Wilaadati Shif Yaa Dzaa Bimuhtatani
- Pungkurna Sok Ngaluhuran Nu Sanès Dina Riungan#Waktos Lahir Tos Disepit Ku Qudrot Gusti Rohmani
6.Haadzil Khoshooisho Fahfazhaa Takun Aminan#Min Syarri Naarin Wasurroqin Wamin
- Kanjeng Nabi Toha Tara Ngimpén Jima Salamina#Sareng Tara Pisan Angob Dina Salami Zamani
2.Minhud Dawaabu Falam Tahrob Wamaa Waqo’at# Dzubaabatun Abadan Fii Jismihil Hasani
- Sato Lingas Tara Lumpat Ti Jeng Nabi Sapaosna#Tara Entreup Laleur Reungit Ti Pangsaèna Jasmani
3.Bikholfihii Ka-Amaamin Ru-Yatun Tsabatat#Walaa Yuroo Atsru Baulin Minhu Fii ‘Alani
- Kapengker Kawas Ka Payun Paningal Nabi Mah Sami#Teu Katingal Tapak Kahampangan Ku Sakur Insani
4.Waqolbuhuu Lam Yanam Wal’ainu Qod Na’asat#Walaa Yuroo Zhilluhu Fisysyamsi Dzuu Fathoni
- Manah Nabi Tara Kulem Najan Soca Kadang Pules#Teu Ngalangkang Dinu Caang Nabi Nu Pinter Barani
5.Katfahu Qod ‘Alataa Qouman Idzaa Jalasuu#’Indal Wilaadati Shif Yaa Dzaa Bimuhtatani
- Pungkurna Sok Ngaluhuran Nu Sanès Dina Riungan#Waktos Lahir Tos Disepit Ku Qudrot Gusti Rohmani
6.Haadzil Khoshooisho Fahfazhaa Takun Aminan#Min Syarri Naarin Wasurroqin Wamin
Mihani
- Ieu Kaistimèwaan Pèk Talar Pasti Salamet#Tina Kaduruk,Kapaling,Tibalai najan
suni
———————————————————————
Ku Bahasa Sunda
———————————————————————
1. Kangjeng Nabi Toha Tara Ngimpen Jima Salamina
2. Sareng Tara Pisan Angob Dina Salami Jamani
3. Sato Linghas Tara Lumpat Ti Jeng Nabi Sapaosna
4. Tara Euntreup Laleur Reungit Di Pangsaena Jasmani
5. Kapengker Kawas Kapayun, Paningal Nabi Mah Sami
6. Teu Katingal Tapak Kahampangan Ku Sakur Insani
7. Manah Nabi Tara Kulem Najan Soca Kadang Pules
8. Teu Ngalangkang Dinu Caang, Nabi Nu Pinter Barani
9. Pundakna Sok Ngaluhuran Nu Sanes Dina Riungan
10.Waktos Lahir Tos Disepit Ku Kudrot Gusti Rohmani
11.Ieu Ka’istimewaan Pek Talar Pasti Salamet
12.Dina Kaduruk Kapaling Ti Balai Najan Suni
———————————————————————
Arti Dalam Bahasa Jawa
———————————————————————
1. Kangjeng Nabi Toha dereng tau ngimpen jima ingkang Yuswone
2. Dereng tau (gelagepan) ingkang Yuswone
3. kewan alas tunduk patuh teng inggil Nabi SAW
4. Dereng tau di serubungi laler sareng lemut
5. Wingking sami sareng inggil paningal Nabi SAW sami
6. Mboten ketingal tilas Ngguwak banyu Nabi Saw.
7. Athi Nabi dereng tau tilem, senajan socanipun merem
8. Dereng tau ketingal bayanganipun Nabi najan padang njenglang
9. Pundak ipun nduwuri sedoyo mahluk ingkang kumpulan
10.Wiwit lahir sampun di sepit sareng Gusti Alloh sing moho welas
11.Niku setitik istimewa’ane hapalke mugo selamet
12.Kobong sareng Balai ora iso teko marani
———————————————————————
arti dalam bahasa Indonesia
———————————————————————
1. Nabi SAW. tidak pernah bermimpi bersetubuh selama hidupnya
2. Dan tidak pernah terlihat menguap (heuai) di dalam hidupnya
3. Binatang Liar tidak pernah lari, selalu tunduk di hadapan beliau
4. Tidak pernah dihinggapi lalat nyamuk di tubuh beliau
5. Ke belakang seperti kedepan, penglihatan Nabi adalah sama
6. Tidak pernah kelihatan bekasnya, saat Nabi buang air
7. Hati nabi tak pernah tidur, walau mata beliau terpejam
8. Tidak berbayang dalam terang, nabi yang pintar dan berani
9. Pundaknya selalu paling atas, di antara yang lain saat berkumpul
10.Saat lahir sudah di sunat, oleh Alloh yang maha pengasih
11.Ini adalah ke istimewaan, ingat dan hapalkan semoga selamat
12.Dari terbakar terpalingkan dan dari Bala
Beliu berkata siapa orang yang mendawamkan nazdoman ini niscaya akan dijauhkan dari segala balai (penyakit) dan di jauhkan dari segala bencana ..banjir. kebakaran dan akan dijaga segala hartanya dari ganguan Jin dan Syetan amalan ini bisa di nadzomkan setelah Sholat ..bagusnya setelah sholat subuh.
Simber : Ijazah K.H.Muhammad Muhyidin Abdul Qadir Al-Manafi, MA (Pangersa H. Aden Jelegong-Soreang Bandung) Pengasuh Ponpes Assifa Walmahmudiyyah
Label:
MP3,
Syair dan Nazhom Lam Yahtalim














